Hendri Prasetyo



Perbedaan Budaya Barat dengan Budaya Timur

Apa sih perbedaan dari budaya barat dan budaya timur??? Berbicara tentang hal tersebut banyak sekali aspek-aspek yang membedakan dari dua budaya tersebut antara lain : gaya hidupnya, adat istiadatnya, cara berfikirnya, pergaulannya, cara berpakaiannya, teknologinya, sikapnya, dan sebenarnya masih banyak lagi perbedaannya. Tetapi budaya barat maupun budaya timur memiliki sisi positif maupun sisi negatif. Berikut penjelasan dari kedua budaya tersebut

BUDAYA BARAT
Budaya Barat sangat menonjol dalam segi teknologi. Dimana mereka para ilmuwan, selalu memberikan hal-hal yang baru dalam memudahkan kehidupannya dengan penemuan teknologi-teknologi yang inovatif dan canggih. Fasilitas publiknya pun jangan heran kalau budaya barat sudah tertata rapi, modern, dan bersih karena mereka memang benar-benar menjaga fasilitas mereka. Mereka pun juga tidak pernah mengulur-ngulur waktu. Mereka memang sudah dididik untuk disiplin dan menghemat waktu. Penganut budaya barat mempunyai prinsip “time is money” dimana waktu benar-benar dihargai. Dalam menghadapi permasalahan, penganut budaya barat selalu “to the point” atau langsung pada pokok permasalahannya, tidak terbelit-belit dalam menyelesaikan masalah. Di dalam persoalan makanan, budaya barat jarang sekali menggunakan makanan mereka dengan rempah-rempah karena rempah-rempah di daerahnya susah dicari dan juga mahal. Sehingga mereka lebih sering makan roti dan susu.
Budaya barat terkenal dengan kebebasan, baik dalam gaya berpakaian ataupun pergaulan. Setiap orang mempunyai hak untuk mengekspresikan cara berpakaian, entah itu terbuka ataupun tertutup. Mereka tak pernah malu akan pakaian yang dikenakan. Pembatasan dalam hal pergaulan tidak begitu ketat, perilaku seks bebas seakan sudah menjadi hal yang biasa. Meskipun begitu, masyarakat dikenal bersifat individualis, lebih mementingkan diri sendiri. Karena orang barat bersifat individualis maka orang barat cenderung kurang mengetahui tata karma. Seperti halnya pada saat berpakaian. Orang barat bebas dalam berpakaian, orang barat dapat memakai pakaian seperti apapun dan dimanapun tempatnya. Dalam bergaul orang barat pada umumnya sangat pandai, karena kepandaian bergaulnya itu pula yang menyebabkan munculnya sex bebas (free sex). Adat istiadat di budaya barat sudah jarang sekali ditemui bahkan punah. Kehidupan mereka memang sudah lebih modern dan bebas. Sopan santun di budaya barat juga tipis. Mereka banyak yang memanggil orang tua mereka dengan nama orang tuanya sendiri. Ketika umur 17 tahun juga mereka sudah dilepas oleh orang tua nya dan mulai hidup bebas.


BUDAYA TIMUR
Budaya timur masih menjaga etika moral dan adat istiadat dengan baik. Adat istiadat dan etika moral mereka sangat ketat. Beragam adat istiadat masih dijunjung tinggi oleh masyarakat bahkan berdekatan dengan hukum negara. Budaya timur sangat terkenal dengan hospitality atau keramahtamahannya terhadap orang lain bahkan orang asing sekalipun. Bagaimana mereka saling memberikan salam, tersenyum atau berbasa basi menawarkan makanan atau minuman. Budaya Timur juga sangat menjunjung tinggi nilai-nilai atau norma-norma yang tumbuh di lingkungan masyarakat mereka. Contohnya seperti nilai kesopanan. Penganut budaya timur tidak menyukai pergaulan yang terlalu bebas dan merusak moral, namun mereka termasuk golongan masyarakat yang ramah dan gemar bergotong-royong. Bahkan budaya timur sangat pandai bergaul dan hubungan kemasyarakatan sangat. Sebagai contoh : pada saat Idul Fitri, para perantau di Jakarta kembali pulang ke kampung halamannya dan bersilaturahmi dengan orang tuanya. Cara pembinaan kebiasaan yang dilakukan oleh budaya timur yaitu dengan cara pelatihan fisik maupun mental mereka. Pelatihan fisik dapat dicontohkan dengan cara menjaga pola makan dan minum ataupun makanan apa saja yang boleh dimakan dan minuman apa saja yang boleh di minum, karena hal tersebut dapat berpengaruh pada pertumbuhan maupun terhadap fisik. Sedangkan untuk pelatihan mental yaitu dapat berupa kegiatan yang umumnya/mayoritas dilakukan sendiri, seperti : berdo’a, beribadah, bertapa, atau bersemedi.
Penganut budaya timur memiliki kedisiplinan waktu yang amat jelek, bahkan kalau janji mereka tidak pernah on time. Teknologi mereka masih dalam masa berkembang, belum secanggih dan modern budaya barat. Barang-barang keperluan juga masih banyak yang impor dari barat. Kurang inovatif, karena suka meniru barang-barang buatan barat. Fasilitas publik pun kadang tak terjaga sehingga banyak yang rusak dan tidak bagus untuk dilihat maupun digunakan. Dalam menghadapi permasalahan, budaya timur suka terbelit-belit, bahkan hal yang bukan menjadi pokok permasalahan menjadi penambah rumitnya menyelesaikan permasalahan.

Nah itulah perbedaan “Budaya Barat dan Budaya Timur “ yang dapat saya jelaskan.
Jadi hikmah dari artikel yang saya sampaikan,

Budaya barat dan budaya timur mempunyai sisi positif dan sisi negatif. Semua tergantung manusia sebagai subyeknya juga sebagai obyeknya. Bagaimanapun budayanya akan menjadi baik apabila kita dapat selektif dalam memilih kebaikan dan keburukannya suatu budaya. Jadi pandailah dalam menyeleksi perkembangan budaya. Karena perkembangan budaya dapat mempengaruhi kepribadian seseorang.

0 komentar:

Posting Komentar